Hakikat Ilmu Fisika adalah ...

1. Apakah Fisika Itu?

Waduk Gadjah Mungkur yang terletak 6 km di selatan Kota Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah dimanfaatkan untuk irigasi dan pembangkit listrik
Anda telah melakukan pengamatan terhadap air. Air sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan binatang. Anda bayangkan jika pasokan air berkurang di suatu tempat. Bencana dan kekeringan akan melanda tempat tersebut. Betapa pentingnya peran air tersebut dalam kehidupan sehingga anda tertarik untuk mempelajarinya. Pengamatan yang anda lakukan didasari oleh rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu tersebut muncul karena anda memiliki akal dan pikiran. Akal dan pikiran inilah yang membedakan anda dengan makhluk lain yang ada di alam ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dilengkapi dengan akal dan pikiran sehingga manusia dapat menjadi terampil dan berinovasi. Untuk itu, anda harus bersyukur kepada Tuhan atas karunia tersebut. Rasa syukur itu dapat anda lakukan dengan menambah ibadah kepada-Nya dan memberi kontribusi yang positif bagi lingkungan sekitarnya.

Manusia adalah makhluk berpikir yang setiap saat dalam hidupnya sejak dilahirkan sampai menjelang ajal tiba tidak pernah berhenti berpikir. Berpikir itulah yang mencirikan hakikat manusia dan berkat kegiatan berpikir jugalah dia menjadi manusia yang berguna. Berpikir pada dasarnya merupakan sebuah proses yang dapat menghasilkan pengetahuan. Selanjunya, dengan menggunakan berbagai macam pengetahuannya, manusia dapat memperluas wawasan dan memperkaya peradabannya.

Berbagai peralatan dan teknologi berhasil dikembangkan oleh manusia dengan jalan menerapkan ilmu yang telah dikuasainya. Adanya peralatan dan teknologi tersebut berguna untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Ilmu pengetahuan yang merupakan hasil kegiatan berpikir manusia, lahir dalam rangka menjawab tiga pertanyaan pokok, yaitu

a.   Apa yang ingin diketahui,

b.   Bagaimana cara memperoleh pengetahuan, dan
c.   Apa manfaat pengetahuan tersebut bagi manusia.

Ilmu sebagai produk yang diperoleh manusia dari kegiatan berpikir tentu saja bahan kajiannya terbatas hanya pada hal-hal yang dapat dijangkau oleh pengalamannya. Hal ini disebabkan oleh ruang lingkup kemampuan indra manusia termasuk segala peralatan atau teknologi yang dikembangkan sebagai alat bantu pengamatan terbatas hanya pada dunia.

Fisika sebagai ilmu pengetahuan telah berkembang sejak awal abad XIV yang lalu. Fisika bersama-sama dengan biologi, kimia, serta astronomi tercakup dalam kelompok  ilmu-ilmu alam (natural sciences) atau singkatan disebut sains. Sains termasuk fisika merupakan salah satu bentuk ilmu. Oleh karena itu, ruang lingkup kajiannya juga terbatas hanya pada dunia empiris, yakni hal-hal yang terjangkau oleh pengalaman manusia. Alam dunia yang menjadi objel telaah fisika ini sebenarnya tersusun atas kumpulan benda-benda dan peristiwa-peristiwa yang satu dengan lainnya terkait dengan sangat kompleks.

Sains atau ilmu pengetahuan alam pada dasarnya merupakan abstraksi dari aturan atau hukum alam yang disederhanakan. Penyederhanaan ini diperlukan sebab kejadian alam yang sebenarnya sangat kompleks. Untuk itu, fisika maupun sains pada umumnya bekerja dengan landasan beberapa asumsi, yaitu bahwa objek-objek empiris mempunyai sifat keragaman, memperlihatkan sifat berulang, dan kesemuanya saling terkait mengikuti pola-pola tertentu.

Fisika menganggap bahwa setiap gejala alam terjadi bukan karena kebetulan, tetapi mengikuti pola-pola tertentu yang bersifat tetap atau disebut deterministik. Namun, ciri-ciri deterministik di sini bukanlah bersifat mutlak melainkan hanya berarti memiliki peluang untuk terjadi.

MATERI TERKAIT ðŸ‘‡ðŸ‘‡ðŸ‘‡


2.  Fisika sebagai Produk

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia, terjadi interaksi antara manusia dengan alam di sekitarnya. Interaksi itu memberikan pembelajaran kepada manusia sehingga menemukan pengalaman yang makin meningkatkan pengetahuan. Selain itu, pengalaman tersebut juga meningatkan kemampuan dan perubahan perilakunya. Dalam wacana ilmiah, hasil-hasil penemuan dari berbagai kegiatan penyelidikan yang kreatif dari para ilmuwan dikumpulkan dan disusun secara sistematik menjadi sebuah kumpulan pengetahuan yang kemudian disebut sebagai produk (a body of knowledge). Pengelompokan hasil-hasil penemuan itu menurut bidang kajian yang sejenis mengahasilkan ilmu pengetahuan yang kemudian disebut sebagai fisika, kimia, dan biologi. Untuk fisika, kumpulan pengetahuan itu dapat berupa fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori, dan model. Salah satu contoh produk teknologi yang didasari dari ilmu fisika adalah antena parabola.

Antena parabola merupakan salah satu produk dari ilmu fisika

3. Fisika sebagai Proses


Sains sebagai proses atau juga disebut sebagai a way of investigating memberikan gambaran mengenai bagaimana para ilmuwan bekerja melakukan penemuan-penemuan. 

Seorang ilmuwan sedang melakukan eksperimen

Jadi. Sains sebagai proses memberikan gambaran mengenai pendekatan yang digunakan untuk menyusun pengetahuan. Dari uraian di atas kiranya dapat disimpulkan bahwa pemahaman fisika sebagai proses sangat berkaitan dengan kata-kata kunci fenomena, dugaan, pengamatan, pengukuran, penyelidikan, dan publikasi. Pembelajaran yang merupakan tugas anda untuk memahaminya dan menyebarkannya termasuk ke dalam bagian mempublikasikan. Dengan demikian, pembelajaran fisika sebagai proses hendaknya berhasil mengembangkan keterampilan proses sains pada setiap manusia.

4. Fisika sebagai Sikap

Dari penjelasan di atas, tampak bahwa penyusunan pengetahuan fisika diawali dengan kegiatan-kegiatan kreatif. Kegiatan-kegiatan kreatif meliputi pengamatan, pengukuran, dan penyelidikan atau percobaan. Kesemuanya itu memerlukan proses mental dan sikap yang berasal dari pemikiran. Dengan pemikirannya, orang bertindak dan bersikap, sehingga dapat melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah itu. Pemikiran-pemikiran para ilmuwan yang bergerak dalam bidang fisika itu menggambarkan rasa ingin tahu dan rasa penasaran mereka yang besar. Sikap seperti itu juga diiringi denga rasa percaya diri, sikap objektif, jujur, dan terbuka serta mau mendengarkan pendapar orang lain. Sikap-sikap itulah yang kemudian memaknai hakikat fisika sebagai sikap (a way of thinking).

Sumber : Purwanto, B & Azam, M. 2014. Fisika 1 untuk kelas X SMA dan MA Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam “Kurikulum 2013”. Solo: PT Wangsa Jatra Lestari
Hakikat Ilmu Fisika adalah ...

0 Comments:

Post a Comment